Minggu, 23 Februari 2014

Tips Cara Mengecilkan Paha dengan Membiasakan Olah Raga dan Latihan

Membentuk tubuh memang susah-susah gampang. Membentuk tubuh harus disertai dengan latihan rutin. Ladies yang mendambakan tubuh yang indah, pasti lebih pede berjalan dengan paha yang kencang dan tanpa lemak. Untuk itu Ladies perlu melakukan latihan yang berfokus untuk membentuk otot paha. Menurut fitday.com, 4 gerakan mudah berikut dapat Ladies secara rutin setiap hari.


Mengecilkan Paha dengan Memperhatikan 

Penyebab Paha Membesar


Paha Besar disebabkan oleh  Otot, Alasan lain untuk memiliki paha besar adalah bahwa Anda mungkin memiliki otot paha yang besar secara alami. Otot terdiri dari serat otot. Ada berbagai jenis serat otot, yang juga bervariasi dalam ukuran. Ada beberapa penyebab otot paha Anda menjadi besar, sehingga Anda bisa mengatasinya dengan cara yang tepat, yaitu:

Mungkin Anda tidak memiliki kecenderungan genetik untuk memiliki otot paha yang besar, tetapi Anda memiliki kecenderungan untuk membentuk lebih banyak otot di paha Anda akibat olahraga. Latihan dengan resistensi tinggi atau latihan pada bidang miring (misalnya treadmill atau elliptical trainer) atau latihan yang fokus untuk paha saja bisa membuat otot paha Anda lebih besar. Olahraga seperti seluncur es dan menari juga membuat Anda membentuk paha yang kuat. Oleh karena itu, jika Anda telah melakukan jenis latihan yang menargetkan otot paha, Anda mungkin perlu mengatur kembali pola latihan Anda.

Anda secara genetik mudah mendapatkan otot-otot yang besar (tipe tubuh mesomorph), tetapi bisa juga Anda memiliki banyak lemak di sekitar otot Anda. Dengan kata lain, Anda memiliki banyak lemak dan banyak otot. Mengikis lemak dari paha akan mengecilkan paha Anda secara efektif.

Paha Besar disebabkan oleh Jenis Kelamin, Wanita dan pria memiliki kecenderungan menimbun lemak yang berbeda. Hormon seks mempengaruhi distribusi lemak. Estrogen mengarahkan untuk menimbun lemak di sekitar pinggul, pantat, dan paha pada wanita, sedangkan testosteron pada pria memicu deposit lemak di daerah perut. Hal ini membuat wanita jauh lebih sulit bagi untuk mengikis lemak dari pantat, pinggul, dan paha dibandingkan bagian lain dari tubuh.

Paha Besar disebabkan oleh  Lemak, Paha Anda mungkin menjadi besar karena Anda memiliki banyak lemak di daerah ini. Seperti dijelaskan di atas, kebanyakan wanita akan memiliki kecenderungan alami untuk menyimpan lemak di paha. Sayangnya, ini berarti bahwa paha adalah salah satu tempat terakhir bagi berkurangnya lemak, yang berarti Anda perlu bersabar dan bertekad kuat untuk mendapat hasilnya. Bagi wanita, kaki akan cenderung ramping pada persentase lemak tubuh sekitar 18%. Oleh karena itu, Anda tentu dapat mengecilkan paha Anda, tetapi akan memakan waktu.

Paha Besar disebabkan oleh  Genetik, Faktor genetik memiliki pengaruh besar pada kecenderungan penimbunan lemak dalam tubuh Anda, yang kemudian menentukan bentuk tubuh Anda. Bentuk tubuh pun memiliki peran yang signifikan pada ukuran paha Anda. Wanita dengan bentuk tubuh pir (pear shaped) akan memiliki paha dan pantat yang besar, sedangkan wanita dengan bentuk tubuh cone shaped akan memiliki paha dan kaki yang lebih ramping dibandingkan ke bagian tubuh mereka lainnya. Anda tidak dapat mengubah bentuk tubuh Anda tetapi Anda bisa tetap mengecilkan paha dengan cara yang tepat.

Mengecilkan paha berarti Anda untuk mengurangi kadar lemak tubuh Anda secara keseluruhan. Mengurangi lemak bisa dicapai dengan mengatur pola diet Anda dengan baik dan mulai berolahraga dan berlatih beban secara teratur. Memahami apa yang membuat Anda memiliki paha yang besar, maka ini penting untuk membantu Anda memilih latihan yang tepat untuk mengecilkan paha Anda dengan efektif.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak hanya fokus pada latihan untuk paha Anda saja dan mulai melakukan latihan kardio untuk membakar lemak di tubuh Anda. Latihan kardio adalah latihan terbaik untuk membakar lemak tubuh Anda dan mengecilkan paha. Anda akan mengetahui latihan kardio yang menyenangkan yang bisa Anda lakukan untuk mengecilkan paha Anda di artikel berikutnya. 


Ramuan Untuk Mengencankan Paha


Lemak di tubuh biasanya muncul dan mengisi ruang di pipi, lengan, dada, perut, pinggul serta paha. Membuat tubuh jadi kurang terlihat proporsional. Dan terkadang lemak pada paha ini kurang cantik saat dilihat. Meninggalkan spot-spot seperti ada gumpalan awan di dalam kulit.

Menghilangkan lemak pada paha sama sulitnya seperti menghilangkan lemak di perut. Cara utama adalah melalui olahraga. Tetapi sayangnya terkadang masih ada jaringan lemak yang terjebak di kulit. Sehingga mengatasinya Anda harus melakukan berbagai perawatan ekstra seperti berikut:

Paha kencang dengan Baking Soda, Manfaatkan pasta baking soda bikinan sendiri yang bisa Anda buat dengan mencampurkan 1 sdm baking soda dan 1 sdt air kemudian memassagekannya pada paha. Rasanya mungkin sedikit panas, tetapi ramuan ini akan bekerja mengencangkan paha. Aplikasinya cukup selama 10-15 menit saja, jangan terlalu lama.

Paha kencang dengan Minyak Kelapa, Pakai minyak kelapa sebagai perawatan untuk mengencangkan paha dengan cara memassagenya. Biarkan minyak tersebut tinggal semalaman dan merawat jaringan kulit hingga ke dalam. Membuat paha menjadi lebih halus serta kencang.

Paha kencang dengan Minyak zaitun, Pakai minyak zaitun untuk membantu melembutkan kulit serta mengencangkan paha. Caranya masih sama, dengan massage sehingga lemak ikut terbawa proses pembuangan.

Paha kencang dengan memakai body lotion, Tak ingin meninggalkan rasa lengket dan ingin agar tetap wangi Anda bisa menggunakan body lotion saja. Caranya adalah memassage body lotion pada lingkar paha untuk mengurangi peradangan dan memperlancar peredaran darah. Cara ini juga membantu agar lemak tidak tinggal di jaringan kulit tetapi terbawa keluar melalui urine atau keringat.


Tips mudah mengecilkan Paha terbukti ampuuuuh


Memangkas lemak di paha tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Diperlukan kedisiplinan dalam menjalankan pola makan dan gaya hidup sehat bila ingin hasilnya bertahan lama. Artinya, sekali lemak berlebih berhasil dihilangkan, tidak akan kembali lagi dalam waktu lama bahkan untuk seterusnya.

Sebenarnya tidak memerlukan pola makan yang terlalu spesifik ketika seseorang ingin mengecilkan bagian paha. Karena dengan melakukan diet sehat, otomatis penumpukan lemak tubuh akan luruh secara keseluruhan.

Ahli gizi Prof. Dr. Hardinsyah, MS menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang rendah lemak dan kalori. Kurangi juga asupan makanan manis, berminyak dan yang digoreng. Bijak juga dalam mengonsumsi karbohidrat karena cukup banyak makanan yang tanpa kita sadari memiliki karbo yang tinggi.

Karbohidrat terkandung pada nasi putih, roti putih, mie ayam, bubur ayam, lontong bahkan keripik kentang. Karbohidrat putih mudah sekali ditimbun menjadi lemak di dalam tubuh sehingga konsumsi yang berlebihan akan menyebabkan penumpukan yang berlebihan. Oleh karena itu, batasi konsumsinya.

Selain itu, konsumsilah nutrisi yang beragam jenisnya dalam sehari. Kebutuhan akan karbohidrat, protein, sayur dan buah harus selalu terpenuhi setiap harinya.

"Makanlah beragam. Keberagaman makanan bisa saling melengkapi dan meniadakan yang nggak baik. Misalnya kalau kita makan sayur bersama daging, itu paling membantu melengkapi zat gizi jadi cepat kenyang," terang pakar nutrisi yang akrab disapa Hardin, ketika berbincang dengan wolipop di Indofood Tower, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (12/12/2012).

Yang terpenting adalah, makanlah dalam jumlah secukupnya. Karena apapun yang berlebihan tidak akan pernah baik bagi tubuh. Meski itu sayuran atau buah yang sehat sekalipun. "Intinya in moderation, sedang-sedang saja. Perhatikan sense dari tubuh. Berhenti makan sebelum kenyang," tambah Hardin.

Diet seketat apapun, hasilnya tak akan maksimal tanpa latihan fisik atau olahraga. Latihan fisik bukan sekadar berjalan, lari atau naik tangga. Tapi fitnes, olah fisik atau olahraga yang terprogram dengan panduan instruktur yang berpengalaman. Misalnya saja orang yang sudah menjaga pola makan, namun masih memiliki paha yang besar dan berlemak.

"Itu karena dia nggak olahraga. Harusnya paha juga ada olahraganya sendiri. Ini sebaiknya konsul ke fitness center. Bukan asal olahraga jalan. Kalau jalan terus juga betisnya yang jadi besar kan," imbuh lulusan Innutrition, University of Queensland, Australia ini.

Hal ini juga berlaku untuk area perut dan lengan. Masing-masing memerlukan aktivitas tubuh yang berbeda agar bisa mencapai target yang diinginkan.

Sumber: vemale.com dan detik.com